Saturday, December 25, 2010

renungan: 6 tahun lalu

Another saturday night, this is not usual saturday night, today december 25 and turn 26 tomorrow. ya, persis 6 tahun sudah, dan tahun ini tanggal 26 jatuh pada hari yang sama, hari minggu. tidak terasa begitu cepat berlalu dan bumi kembali berputar kepada tanggal yang sama dan hari yang sama. 26 december, minggu pagi. begitu banyak hal yang telah terjadi dalam kurun waktu 6 tahun, kebahagian, kesedihan, isak tangis, canda tawa, ada yang datang dan juga ada yang pergi semua berlalu seperti roda yang terus berputar.

kehilangan adalah suatu yang wajar karena apa yang di berikan Tuhan pada kita semua punya masa berlakunya. Harta, umur, nyawa, keluarga, teman dalam sepersekian detik hal itu dapat deberikan ke kita dan dapat pula diambil nikmat itu dalam sekejap mata. Tuhan maha tau apa yang terbaik untuk kita. rencana yang tidak perlu kita ketahui. Menjaga dan mensyukuri apa yang diberikan Tuhan kepada kita itulah yang terpenting.

Peristiwa 6 tahun lalu mengingatkanku, keadaan hidup ku dapat berubah kapan saja, bisa saja udara tidak tersedia untuk kita, atau jantung berhenti berdetak seketika apabila ada perintah dari -Nya, kita tidak akan pernah tahu, di mana, kapan, bersama siapa, atau dalam keadaan apa nyawa kita di ambil. besrsyukurlah untuk saat ini, bersyukurlah dalam keadaan ini, dan jadilah lebih baik itu yang kucoba tanamkan dalam diriku walaupun kadangkala nafsu manusiawi sering memberontak. tapi inilah hidup yang harus dijalani. sudah terlalu banyak nikmat yang diberikan Tuhan yang tidak disyukuri, setelah peristiwa 6 tahun lalu barulah aku sadar, betapa berharganya keluarga, betapa berharganya rasa kasih sayang, seakan semua orang merupakan satu keutuhan yang semuanya akan sakit apabila salah satu di sakiti, tali persaudaraan terjalin erat.

ini lah hidup teman, saling membantu, saling berbagi, saling mengasihi karena itu Tuhan memberikan perasaan kepada manusia agar dapat mengalirkan rasa cinta sesama. 6 tahun sudah, sudah selayaknya kita bangkit dari kepiluan, walaupun negri ini masi banyak bencana yang terus melanda. Bencana alam Gempa &Tsunami 26 december 2004, membuat aku sadar, karunia Tuhan yang terbesar yaitu kasih sayang dan saatnya mensyukuri semua yang diberikan-Nya untuk ku.


cc: for my sister dira rozza zafirah , hope you feel happy there and all our prayer for you sweetheart :) also for my grandma and my cousin.



love you all
may Allah blessing you always