Thanks to god, He give me life once again. aku bisa pulang ke banda aceh dengan selamat dan merayakan idul adha bersama keluarga.
malam takbiran menyenangkan dan mungkin ga bisa kudapat kalo lebaran di jogja, seluruh kota banda aceh dipenuhi orang di mana-mana, ditrotoar jalan duduk bersama dari tukang beca dan keluarganya sampe anak metal ga jelas ikut nonton takbiran, seperti layaknya takbiran biasa, obor-obor berisi api dan sepanjang jalan bau bensin well, itu cukup mengerikan. but, its kindda fun actually. begitulah keadaan di banda aceh, sebuah kota kecil yang memiliki biaya hidup mahal ini, apapun event nya masyarakat heboh, bisa dimaklumi di kota ini sarana hiburan sangat kurang. tapi hal kayak gini (masyarakat jadi heboh dan norak, seperti saya juga) terjadi pula di jogja walapun saya rasa sarana hiburan lumayan cukup, ketika merapi sedang muntah muntah, banyak orang nontonin lahar dingin yang mengalir di sungai, mereka berdiri dan foto-foto di depan jembatan , yang parahnya lagi ada yang mau liat awan panas nya dari dekat ya anda tahu apa yang berikutnya terjadi.
hmm, back to idul adha, ya sekarang saya sendirian berdua sama dinda yang lagi sakit cacar . ah tidak bisa solat ied.
happy Ied everyone!